Rabu, 11 Februari 2015
Pengertian
Ringkasan, Rangkuman, Ikhtisar, dan Sinopsis
Kita
sering mendengar kata ringkasan, rangkuman ikhtisar dan sinopsis. Pernahkan
terfikir apa persamaan dan perbedaan antara semua kata tersebut?
1. Ringkasan
Bentuk
ringkas dari karangan yang masih memperlihatkan sosok dasr dari aslinya. Inti
tidak meninggalkan urutan dasar yang melandasinya. Dengan kata lain memangkas
hal-hal yang lebih kecil yang meliputi gagasan utama bacaan, kerangka dasar
masih tampak jelas.
Ringkasan adalah penyajian karangan atau peristiwa yang panjang dalam
bentuk yang singkat dan efektif. Ringkasan adalah sari karangan tanpa hiasan.
Ringkasan itu dapat merupakan ringkasan sebuah buku, bab, ataupun artikel.
Fungsi sebuah ringkasan adalah memahami atau mengetahui sebuah buku atau
karangan. Dengan membuat ringkasan, kita mempelajari cara seseorang menyusun
pikirannya dalam gagasan-gagasan yang diatur dari gagasan yang besar menuju
gagasan penunjang, melalui ringkasan kita dapat menangkap pokok pikiran dan
tujuan penulis.
Ciri-ciri
ringkasan:
1.
Inti tidak meninggalkan
urutan dasar karangan.
2.
Kerangka dasr masih
tampak jelas
3.
Memangkas gagasan utama
menjadi lebih ringkas
4.
Tujuannya untuk
memangkas gagasan.
2. Rangkuman
Rangkuman Adalah ekstrak dari suatu tulisan, berita atau sesuatu
pembahasan, sehingga bisa menyimpulkan dengan singkat suatu tulisan, berita
atau pembahasan tersebut.
Rangkuman menurut Djuharni, 2001 Rangkuman merupakan hasil kegiatan merangkum.
Rangkuman dapat di artikan sebagai suatu hasil merangkum atau meringkas suatu
tulisan atau pembicaraan menjadi suatu uraian yang lebih singkat dengan
perbandingan secara proporsional antara bagian yang dirangkum dengan
rangkumannya. Rangkuman dapat pula diartikan sebagai hasil merangkai atau
menyatukan pokok – pokok penbicaraan atau tulisan yang terpencar dalam bentuk
pokok – pokoknya saja.
3. Ikhtisar
Pada
dasarnya sama dengan ringkasan dilihat dari tujuannya, keduanya mengambil betuk
kecil dari suatu karangan panjang. Perbedaannya ikhtisar tidak mempertahankan
urutan gagasan yang membangun karangan itu, terserah pada pembuat ikhtisar.
Untuk mengambil inti dia bebas mengambil kata-kata, asal tetap menunjukan inti
dari bacaan tersebut.
Ciri-
ciri ikhtisar:
1.
Tidak mempertahnkan
urutan gagasan
2.
Bebas mengkombinasikan
kata-kata asal tidak menyimpang dari inti.
3.
Tujuannya untuk
mengambil inti.
4. Sinopsis
Pengertian
pertama: Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Sinopsis
adalah ikhtisar yang biasanya
diterbitkan bersama-sama dengan karangan asli yang menjadi dasar synopsis itu.
Pengertian
Kedua: Sinopsis adalah ringkasan cerita dari sebuah
novel. jika kalian ingin membuat sinopsis, jangan lupa tentukan dulu Tema,
Latar, Alur, dan Penokohannya..
Tema :
gagasan pokok, pokok cerita
Latar :
tempat dan waktu terjadinya peristiwa
Alur :
jalan cerita
penokohan
: pelaku cerita
Langganan:
Komentar (Atom)






